Home / Meranti
Kapolres Meranti Himbau Warga Tunda Acara Hajatan Libatkan Banyak Orang
Penulis: Edi Muslim | Minggu, 27 September 2020 | 21:06 WIB Dibaca: 132 kali

Berita Terkait
Antisipasi penyelundupan , Satpolair dan Bea Cukai Bersinergi Sisir Pelabuhan Tikus
Gelar Patroli Blue Light, Kapolsek: Situasi di Rangsang Barat Aman dan Terkendali
Akomodir Kebutuhan Pangan Lokal, Pemdes Sialang Pasang Wacanakan Cetak Sawah Baru
AmanatRakyat.com (MERANTI) - Warga Kepulauan Meranti dihimbau agar menunda setiap rencana kegiatan yang memicu kerumunan orang, guna mencegah penyebaran corona virus disease (Covid-19).
 
Harapan itu disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK. Dia membeberkan alasan bahwa jumlah pasien virus corona terutama di Kabupaten Kepulauan Meranti terus meningkat.
 
"Kami menghimbau masyarakat agar dapat menunda sementara segala kegiatan yang sifatnya masal. Baik hajatan maupun kegiatan sosial lainnya, demi menjaga keluarga, anak istri, sanak saudara kita agar terhindar dari virus Covid-19," ujar AKBP Eko, Minggu  (27/9/2020).
 
Himbauan ini kata Kapolres, sesuai dengan maklumat Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan, peraturan Gubernur Riau nomor 55 tahun 2020 serta peraturan Bupati Kepulauan Meranti Nomor 69 tahun 2020, tentang penerapan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian corona virus disease.
 
"Keputusan ini juga berdasarkan hasil kesepakatan rapat Forkopimda dengan instansi lintas sektoral yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti sebelumnya," bebernya.
 
Polres Kepulauan Meranti juga tidak mengeluarkan izin keramaian terkait kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang banyak atau kerumunan.
 
"Ini demi kebaikan bersama. Kami harap masyarakat dapat memakluminya," terang Eko.
 
Selanjutnya, Kapolres menghimbau masyarakat untuk selalu taat protokol kesehatan Covid-19. Yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, serta tidak berkerumun.
 
Ancaman pidana bagi yang berkerumunan pada saat pandemi corona berdasarkan Pasal 93 UU 6 Tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan berbunyi, setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan kekerantinaan kesehatan dan atau menghalang-halangi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan hingga menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat dipidana penjara 1 tahun dan atau denda paling banyak Rp100 juta, serta UU No 4 tahun 1984 tentang pengendalian wabah penyakit menular dan pasal 212, 214, 216, 218 KUHP.
 
"Mari bersama kita menjaga kesehatan diri, agar penularan covid-19 tidak semakin bertambah di Kabupaten Kepulauan Meranti yang kita cintai ini," ajaknya. *Edi
[ Kembali ]
Edukasi Warga Soal Protokol Kesehatan, Tim
Tim Yustisi Meranti Kembali Jaring 26 Warga Tak
Diresmikan Bupati Irwan, Bank Riau-Kepri Serahkan
Bupati Irwan Serahkan Hadiah Utama Tabungan Bank
Tertimba Musibah, Warga Meranti Dapat Bantuan
Dapatkan Rumah Layak Huni, Wanita Renta ini
Advertorial
Wakil Walikota Pekanbaru Resmikan Mesjid Assuwailim di Kelurahan
Walikota Pekanbaru Dorong DLHK Mengawasi Pengankutan Sampah
Pemko Bantu Operasional Rumah Sakit Apung Nusa Waluya II
Kota Pekanbaru Dominasi Juara di Pemilihan Duta GenRe
Galeri
Memperingati HUT Rokan Hulu Ke-21 dengan Protokol Kesehatan
DPRD Kabupaten Rokan Hulu Adakan Rapat Paripurna Pendapat
Wabup H. Said Hasyim Hadiri Acara Festival Sagu Nusantara
Pimpin Sidang Paripurna Hari Jadi Kabupaten Kampar Ke- 70
Kampar - Pelalawan - Siak - Inhu - Inhil - Kuansing - Bengkalis - Rohul - Rohil - Dumai - Meranti - Insel
Indeks Berita - Indeks Terpopuler - Advertorial - Galeri - Foto - Redaksi
2015 All Rights Reserved | Amanat Rakyat