Home / Meranti
Syarat Lomba LKJ Dipermudah, Nominasi Pemenang dan Hadiah Diperbanyak
Penulis: Edi Muslim | Minggu, 27 September 2020 | 21:03 WIB Dibaca: 216 kali

Berita Terkait
Antisipasi penyelundupan , Satpolair dan Bea Cukai Bersinergi Sisir Pelabuhan Tikus
Gelar Patroli Blue Light, Kapolsek: Situasi di Rangsang Barat Aman dan Terkendali
Akomodir Kebutuhan Pangan Lokal, Pemdes Sialang Pasang Wacanakan Cetak Sawah Baru

 

AmanatRakyat.com (SELATPANJANG) - Panitia pelaksanaan pelantikan (panpel) Pengurus PWI Kepulauan Meranti melakukan revisi terhadap syarat ketentuan Lomba Karya Jurnalistik (LKJ). Tujuannya untuk memberikan kemudahan bagi peserta dalam mengikuti lomba.
 
Selain dipermudah, nominasi pemenang dan hadiah lomba juga ditambah. Upaya ini dilakukan guna merangsang dan meningkatkan animo masyarakat, sehingga bisa berpartisipasi tanpa dipersulit oleh syarat.
 
"Kita segera merevisi syarat dan ketentuan lomba agar mempermudah peserta. Khususnya lomba foto, dan LKTJ nominasi pemenang dan hadiahnya bakal kita tambah lagi," kata Ketua Panitia Pelaksana, Angrea Eko didampingi Koordinator Lomba, Pauzi, usai rapat teknis di Kantor PWI Kepulauan Meranti, Jalan Durian, Selatpanjang, Sabtu (26/9) malam.
 
Menurut dia, banyak masukan dari masyarakat umum terkait syarat ketentuan lomba yang terasa memberatkan peserta. Meskipun, pada awalnya item syarat dan ketentuan yang sudah disepakati bersama para ahli dibidangnya sesuai dengan aturan main setiap perlombaan.
 
"Ada beberapa hal yang membuat peserta bingung pada syarat lomba. Seperti halnya peserta yang hanya bermodalkan foto melalui handphone langsung merasa kalah saing jika diadukan dengan kalangan fotografer yang profesional dengan kamera DSRL," terangnya.
 
Dengan begitu, ada dua kategori lomba yang akan direvisi ketentuan syarat dan hadiahnya. Diantaranya lomba karya tulis jurnalistik dan foto. Khusus karya tulis akan ditambah nominasi pemenangnya.
 
"Nominasi pemenang lomba karya tulis akan diperbanyak, otomatis hadiahnya juga ditambah. Sebelumnya hanya ada 3 juara, kemudian ada juara 3 harapan. Jadi total ada 6 pemenang. Untuk hadiah juara I Rp7 juta, juara II Rp5 juta, juara III Rp3 juta, harapan I Rp1,5 juta, harapan II Rp1 juta, dan harapan III Rp750 ribu," rinci Pauzi.
 
Sementara lomba foto, kata Pauzi akan dibungkus dengan nilai semi jurnalistik. Artinya, peserta bisa bebas mengambil objek foto sesuai tema yang diminta, namun tidak meninggalkan nilai jurnalistiknya. Sebagai contoh keterangan foto yang menunjukkan lokasi dan waktu pengambilan.
 
Tak hanya itu, lomba foto juga akan dipilah menjadi dua jenis yaitu, foto kamera (DSLR) dan foto kamera handphone. Dua foto jenis ini disepakati untuk mengurangi pesimistis peserta yang hanya bermodalkan handphone saja, sehingga mereka tetap bisa ikut berkompetisi.
 
"Lomba foto hasil potret DSLR dan kamera handphone tetap bisa sama-sama berkompetisi. Namun, hadiahnya kita bedakan. Hadiah pemenang untuk foto dari DSLR yaitu juara I Rp4 juta, juara II Rp2 juta, dan juara III Rp1,5 juta. Sedangkan untuk foto kamera handphone juara I Rp2 juta, juara II Rp1 juta, dan juara III Rp 750 ribu," jelas Wakil Ketua PWI Kepulauan Meranti itu.
 
Ketua PWI Kepulauan Meranti, Syamsidir Salim mengakui revisi syarat ketentuan LKJ sengaja dilakukan agar peserta tidak kaku terhadap aturan main dalam lomba tersebut. Tapi hanya dua kategori lomba saja yang sesikit dilakukan perubahan, namun tidak pada lomba video.
 
"Kita lakukan mengingat banyaknya masukan dari kawan-kawan yang berat jika lomba foto hasil DSLR diadukan dengan handphone. Tentu hasil fotonya lebih berkualitas di DSLR. Setelah kita pertimbangkan, untuk hasil foto dari kamera handphone akan dikhususkan. Jadi mereka yang menggunakan handphone bisa berkesempatan untuk mengikuti lomba, namun dibedakan dengan DSLR," jelasnya.
 
Disamping itu, panitia juga menekankan bahwa khusus untuk lomba foto, masing-masing peserta hanya boleh mengikuti satu jenis saja. Artinya, jika peserta memilih foto pro (DSLR), maka tidak lagi diperbolehkan mengirimkan hasil dari foto Handphone.
 
Sedangkan untuk lomba karya tulis jurnalistik, lanjutnya, nominasi atau calon pemenangnya akan ditambahkan. Sehingga, khususnya wartawan yang bertugas di Kepulauan Meranti berkesempatan untuk berkompetisi mengasah tulisannya dan bisa memperebutkan hadiah yang disediakan.
 
"Kita pikir lomba tulis jika dibuat hanya ada 3 pemenang, dikhawatirkan partisipasi (wartawan) minim untuk mengikuti. Jadi, kalau ditambah pemenangnya akan menjadi semangat mereka untuk mengikuti lomba," kata Syamsidir.(Edi)
[ Kembali ]
Edukasi Warga Soal Protokol Kesehatan, Tim
Tim Yustisi Meranti Kembali Jaring 26 Warga Tak
Diresmikan Bupati Irwan, Bank Riau-Kepri Serahkan
Bupati Irwan Serahkan Hadiah Utama Tabungan Bank
Tertimba Musibah, Warga Meranti Dapat Bantuan
Dapatkan Rumah Layak Huni, Wanita Renta ini
Advertorial
Wakil Walikota Pekanbaru Resmikan Mesjid Assuwailim di Kelurahan
Walikota Pekanbaru Dorong DLHK Mengawasi Pengankutan Sampah
Pemko Bantu Operasional Rumah Sakit Apung Nusa Waluya II
Kota Pekanbaru Dominasi Juara di Pemilihan Duta GenRe
Galeri
Memperingati HUT Rokan Hulu Ke-21 dengan Protokol Kesehatan
DPRD Kabupaten Rokan Hulu Adakan Rapat Paripurna Pendapat
Wabup H. Said Hasyim Hadiri Acara Festival Sagu Nusantara
Pimpin Sidang Paripurna Hari Jadi Kabupaten Kampar Ke- 70
Kampar - Pelalawan - Siak - Inhu - Inhil - Kuansing - Bengkalis - Rohul - Rohil - Dumai - Meranti - Insel
Indeks Berita - Indeks Terpopuler - Advertorial - Galeri - Foto - Redaksi
2015 All Rights Reserved | Amanat Rakyat