Home / Pekanbaru
Kepala Sekolah SDN 186 Tenayan Raya Diduga Lakukan Intimidasi Terhadap Guru Honorer
Penulis: Dikutip dari suaraaktual | Jumat, 25 September 2020 | 08:03 WIB Dibaca: 183 kali

Berita Terkait
Warga Mengaku Kecewa Terhadap PLN Rayon Panam
Terkait Penerapan PSBM, Pemko Pekanbaru Minta Dukungan Sarana Prasarana ke Pemprov
Hingga Tiga Kecamata, PSBM Pekanbaru Diperluas

AmanatRakyat.com  (PEKANBARU) - Ditengah pandemi Covid 19, seharusnya Kepala Sekolah (Kepsek) tidak membuat kegaduhan yang menimbulkan keresahan dunia pendidikan. Misalnya, intimidasi yang diduga dilakukan oleh Kepala Sekolah SDN 186 Tenayan Raya, Perawati MPd.

 

 

Perbuatan intimidasi itu diduga dilakukan oleh Perawati selaku kepsek terhadap guru honorernya Syarifah Shania. Merasa tidak nyaman, orangtua Syarifah mendatangi Perawati mempertayakannya.

 

 

Menurut orangtuanya Syarifah, menjelaskan kepala sekolah sering mengintimidasi anaknya dengan berbagai macam alasan dan kesalahan hingga berulang ulang kali. Hal dikatakannya, pada Kamis pagi tadi.

 

 

," Ini dinilai tidak lah wajar terhadap kesalahan yang dibuat anaknya seolah olah patal baik terhadap sekolah maupun murid," tuturnya.

Atas dugaan intimidasi itu, Kepsek dicecar pertanyaan oleh orangtuanya Syarifah.

 

 

Terkait permasalah, Perawati, M.Pd berdalih, bahwa niatnya tidak ada ingin mengintimidasi

Syarifah Shania yang mana sebagai guru arab melayu, melaikan memberikan nasehat agar sebagai guru harus ikut aturan kepala sekolah yang telah dibuat.

 

 

Tanggapan yang berbeda diberikan Syarifah Shania sekaligus sebagai guru dia menjelaskan bahwa kepala sekolah tersebut sering mencari cari kesalahannya agar dirinya dikeluarkan dari sekolah tersebut," ungkapnya Syarifah sambil menagis.

 

 

," Kami meminta kepada dinas pendidikan Kota Pekanbaru agar secepat mungkin memanggil kedua belah pihak, baik anaknya maupun kepala sekolah apakah terlalu fatal kesalahan anaknya," tegas Sait Ibnu Hajar selaku orang tua Syarifah Shania.

 

 

Sambungnya, sehingga diperlakukan seperti itu, atau kepala sekolahnya yang arogan dengan kekuasanya sebagai pimpinan di SD Negeri 186 kota, pekanbaru," tutup Sait Ibnu Hajar.

[ Kembali ]
Pemko Pekanbaru Klaim Jumlah Pelanggar Menurun
Saat PSBM Rumah Ibadah di Kecamatan Tampan Diberi
Pemko Pekanbaru Lakukan Finalisasi Draft APBD
50 Pelanggar Protokol Kesehatan Terjaring Razia
Terhitung Mulai 15 September 2020 Malam Hingga 14
KAMI Riau Segera Dideklarasikan
Advertorial
Wakil Walikota Pekanbaru Resmikan Mesjid Assuwailim di Kelurahan
Walikota Pekanbaru Dorong DLHK Mengawasi Pengankutan Sampah
Pemko Bantu Operasional Rumah Sakit Apung Nusa Waluya II
Kota Pekanbaru Dominasi Juara di Pemilihan Duta GenRe
Galeri
Memperingati HUT Rokan Hulu Ke-21 dengan Protokol Kesehatan
DPRD Kabupaten Rokan Hulu Adakan Rapat Paripurna Pendapat
Wabup H. Said Hasyim Hadiri Acara Festival Sagu Nusantara
Pimpin Sidang Paripurna Hari Jadi Kabupaten Kampar Ke- 70
Kampar - Pelalawan - Siak - Inhu - Inhil - Kuansing - Bengkalis - Rohul - Rohil - Dumai - Meranti - Insel
Indeks Berita - Indeks Terpopuler - Advertorial - Galeri - Foto - Redaksi
2015 All Rights Reserved | Amanat Rakyat