Home / Meranti
Polres Meranti Turun Tangan Bantu Bisnis Petani Kopi Liberika
Penulis: Edi Muslim | Rabu, 23 September 2020 | 09:10 WIB Dibaca: 337 kali

Berita Terkait
Antisipasi penyelundupan , Satpolair dan Bea Cukai Bersinergi Sisir Pelabuhan Tikus
Gelar Patroli Blue Light, Kapolsek: Situasi di Rangsang Barat Aman dan Terkendali
Akomodir Kebutuhan Pangan Lokal, Pemdes Sialang Pasang Wacanakan Cetak Sawah Baru

AmanatRakyat.com (SELATPANJANG) - Saat ini Kopi Liberika Meranti tengah menjadi primadona hingga ke Eropa. Sayangnya, petani kopi Liberika Meranti atau lebih dikenal dengan nama Kopi Sempian yang merupakan kopi khas Kabupaten Kepulauan Meranti belum merasakan kejayaan dari tenarnya kopi tersebut.

 

Karena itu, Polres Kepulauan Meranti turun tangan membantu para petani kopi di Desa Kedabu Rapat, Kecamatan Rangsang Pesisir. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK, bersama Kapolsek menyambangi kampung kopi itu pada Sabtu (19/9/2020).

 

Perkebunan Kopi Liberika yang dikunjungi Kapolres adalah milik keluarga Hakim dan keluarga Nyoto.

 

Kedatangan Kapolres yang juga didampingi Kepala Desa Kedabu Rapat, Mahadi itu untuk melihat langsung perkebunan kopi di sana, diharapkan dengan kerja sama ini bisa membantu masyarakat meningkatkan perekonomian khususnya di bidang perkopian.

 

AKBP Eko menerangkan, selain membantu untuk mempromosikan Kopi Liberika pihaknya juga akan mengawasi agar kopi yang mempunyai cita rasa yang khas dan bisa tumbuh di tepi pantai ini tidak diklaim oleh negara luar.

 

Kapolres juga meminta harga jual kopi Liberika ditingkatkan agar bisa meningkatkan perekonomian petani kopi. Selain itu Kapolres juga menginginkan kualitas dan citarasa kopi Liberika tetap terjaga dengan tidak mencampuri bahan lain pada saat perostingan.

 

"Saya akan memastikan dan mengawasi agar Kopi Liberika yang sudah terkenal ini tidak diklaim negara lain bahwa kopi Liberika adalah milik mereka. Selain itu saya juga minta kopi Liberika bisa bersaing dengan kopi jenis lainnya dengan menaikkan harganya dan itu bisa meningkatkan perekonomian masyarakat petani kopi. Selanjutnya agar kopi ini terjaga citarasa nya saya minta agar kopi tidak dicampur dengan bahan lain pada saat merosting," kata AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK.

 

Untuk mempromosi dan memperkenalkan lebih jauh terhadap Kopi Liberika tersebut, Kapolres juga berencana akan menanam kopi Liberika dengan bibit unggul di kebun atau lokasi yang tidak jauh dari Mapolres.

 

Sementara itu, Al-Hakim, salah satu petani kopi Liberika Meranti, mengatakan jika pihaknya merasa terbantu dengan adanya campur tangan dari pihak kepolisian.

 

"Yang jelas kerjasama ini sangat menguntungkan kami para petani kopi. Kami merasa sangat terbantu apa yang telah dicanangkan Kapolres Kepulauan Meranti, mudah-mudahan kedepannya akan menjadi lebih baik," kata Hakim.(Edi)

[ Kembali ]
Edukasi Warga Soal Protokol Kesehatan, Tim
Tim Yustisi Meranti Kembali Jaring 26 Warga Tak
Diresmikan Bupati Irwan, Bank Riau-Kepri Serahkan
Bupati Irwan Serahkan Hadiah Utama Tabungan Bank
Tertimba Musibah, Warga Meranti Dapat Bantuan
Dapatkan Rumah Layak Huni, Wanita Renta ini
Advertorial
Wakil Walikota Pekanbaru Resmikan Mesjid Assuwailim di Kelurahan
Walikota Pekanbaru Dorong DLHK Mengawasi Pengankutan Sampah
Pemko Bantu Operasional Rumah Sakit Apung Nusa Waluya II
Kota Pekanbaru Dominasi Juara di Pemilihan Duta GenRe
Galeri
Memperingati HUT Rokan Hulu Ke-21 dengan Protokol Kesehatan
DPRD Kabupaten Rokan Hulu Adakan Rapat Paripurna Pendapat
Wabup H. Said Hasyim Hadiri Acara Festival Sagu Nusantara
Pimpin Sidang Paripurna Hari Jadi Kabupaten Kampar Ke- 70
Kampar - Pelalawan - Siak - Inhu - Inhil - Kuansing - Bengkalis - Rohul - Rohil - Dumai - Meranti - Insel
Indeks Berita - Indeks Terpopuler - Advertorial - Galeri - Foto - Redaksi
2015 All Rights Reserved | Amanat Rakyat