Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Cara Agar Anda Tak Perlu Lagi Bayar Iuran BPJS Kesehatan

lim
Rabu, 10 Agus 2022 08:57 WIB | dilihat: 83 kali

AmanatRakyat.com ( JAKARTA)- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memiliki tugas dan mandat khusus untuk menyelenggarakan jaminan kesehatan nasional kepada seluruh rakyat Indonesia.
Mengutip laman resmi perusahaan, Rabu (10/8/2022), para peserta BPJS Kesehatan dibagi menjadi dua kelompok yaitu penerima bantuan iuran jaminan kesehatan dan bukan penerima iuran jaminan kesehatan.

Beragam manfaat bisa Anda dapatkan dari keikutsertaan dalam program BPJS Kesehatan, misalnya seperti pelayanan kesehatan tingkat pertama layaknya Puskesmas, dokter praktik pribadi, hingga rawat jalan.

 

Para peserta BPJS Kesehatan diwajibkan untuk selalu membayar iuran setiap bulannya. Namun, terungkap ada cara agar Anda tak perlu terbebani dengan pembayaran iuran BPJS Kesehatan setiap bulannya.

Salah satu cara yang bisa Anda gunakan adalah menjadi peserta penerima iuran bantuan (PBI) yang memang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. Artinya, tidak semua orang bisa mendapatkan layanan tersebut.

Bagi Anda yang ingin mendaftar sebagai PBI, ada beberapa persyaratan administrasi yang per

Berikut Cara Mendaftar Peserta Bantuan Iuran BPJS Kesehatan
Mengisi Formulir Daftar Isian Peserta Elektronik
Melengkapi persyaratan administrasi sesuai dengan layanan yang dibutuhkan
Memberikan persetujuan layanan administasi
Nantinya persyaratan administrasi kepesertaan akan disesuaikan dengan ketentuan masing-masing jenis kepesertaan BPJS Kesehatan. Adapun penetapan peserta nanti akan merujuk pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Pendaftaran peserta BPJS Kesehatan PBI hanya dapat dilakukan melalui pendataan Kementerian Sosial/Dinas Sosial Kabupaten/Kota. Barulah setelah itu kepesertaan BPJS Kesehatan PBI akan ditetapkan melalui Keputusan Menteri Sosial dan didaftarkan oleh Kementerian Kesehatan kepada BPJS Kesehatan.

Dengan kata lain, masyarakat yang ingin mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan PBI harus terlebih dahulu terdaftar dalam DTKS. Barulah kemudian yang bersangkutan bisa meminta pihak Kementerian Sosial/Dinas Sosial Kabupaten/Kota untuk didaftarkan sebagai peserta PBI.

Mengingat penjaminan layanan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan PBI mengacu pada DTKS, maka apabila terdapat masyarakat yang belum terdaftar dalam DTKS sebagai PBI, yang bersangkutan dapat dilaporkan kepada Dinas Sosial untuk didaftarkan dalam DTKS PBI yang aktif di bulan berikutnya.



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © PT. Tuah Melayu Pers
All right reserved