Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Shabu 81 Kg Dari Jaringan Internasional, Dan Dua Tersangka

Tem Redaksi
Minggu, 17 Okt 2021 07:56 WIB | dilihat: 172 kali
Foto: BB Shabu Shabu 81 Kg dari Jaringan Internasional

Amanat Rakyat.vom ( PEKANBARU) - Polda Riau berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu dalam jumlah besar, Jum'at (1/10/2021) dari jaringan narkotika internasional. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 81 kilogram sabu dan dua orang tersangka berhasil diamankan Subdit I Ditresnarkoba Polda Riau di Pekanbaru.

Pengungkapan itu berawal dari informasi yang diperoleh Subdit I Ditresnarkoba Polda Riau terkait adanya jaringan narkotika internasional asal Aceh yang sedang berada di Kota Pekanbaru.

Menindaklanjuti informasi tersebut, polisi berhasil menahan seorang pria berinisial AS (52), yang dicurigai sebagai pelaku peredaran narkotika. Setelah AS diamankan, petugas menemukan percakapan melalui voice note menggunakan bahasa Aceh di handhone AS terkait transaksi narkotika.

Kemudian pada hari Selasa (12/10/2021), Tim menggeledah rumah kontrakan AS yang berada di Jalan Swadaya Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru.

Didalam rumah kontrakan itu, Tim menemukan 32 bungkus sabu yang disimpan dalam kotak rokok Chief. Atas temuan itu, AS mengakui bahwa narkoba itu milik seseorang yang bernama Agam (WNI asal Aceh) yang berada di Malaysia.

Dari penangkapan AS, polisi langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap seorang wanita yang berinisial HS (47) yang merupakan rekan pelaku. HS ditangkap disebuah hotel di simpang tiga dekat Bandara SSK II.

Berdasarkan interogasi terhadap HS, Tim mendapati kunci yang kemudian diakui itu adalah kunci rumah yang dipergunakan menyimpan sabu. Dari keterangan tersebut, Tim Opsnal melakukan penggeledahan pada rumah kontrakan di jalan Pasir Mas, Bina Widya Pekanbaru dan mendapatkan barang bukti sebanyak 49 kilogram sabu.

Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi saat menggelar konferensi pers di lokasi kejadian dikontrakan jalan Swadaya pada Minggu (17/10/2021).

Didampingi Direktur Resnarkoba Kombes Victor Siagian, Kabid Humas Kombes Sunarto, Kabid Propam Kombes Gatot Sudjono serta Camat dan perangkat desa setempat, Kapolda mengatakan, pengungkapan jaringan narkoba internasional yang dikendalikan oleh seorang WNI di Malaysia dan seorang narapidana di Tangerang.

“Ini adalah jaringan internasional yang memasukkan barang dari Malaysia, dikendalikan oleh Agam, WNI Aceh yang berada di Malaysia, dan jaringan AS, HS dan Agam ini dikendalikan oleh seorang narapidana yang berada di Lapas Tangkerang, bernama Abu,” ucap Irjen Agung.

Menurut Kapolda, Narkoba tersebut nantinya akan diedarkan di wilayah Kota Pekanbaru, Jambi, Sumatra Selatan atau Palembang, dan Jakarta." Seperti yang di rilis Riauin.com sebelumnya ini.

Irjen Agung menegaskan bahwa pihaknya tidak akan pernah berhenti dan akan terus memburu pelaku pengedar narkoba yang mencoba melakukan aksinya diwilayah Riau.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan Ancaman Hukuman mati atau penjara paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun. ( Tem Redaksi )



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © PT. Tuah Melayu Pers
All right reserved