Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Lahan Yang Dinyatakan Terlantar 4.000 ha Diduga Dikelola PT ASL /PT.Mentari

Red
Selasa, 14 Sep 2021 08:40 WIB | dilihat: 91 kali

AmanatRakyat.com ( INHU) - Lahan seluas lebih kurang 4.000 hektar sekarang ini di duga menjadi lahan PT ASL/PT Mentari padahal jika kita lihat HGU awal sekira 1.700 hektar namun sisa lahan yang diduga di garap tersebut masih status lahan pemerintah.

Lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT. Alam Sari Lestari (ASL) dulunya di Desa Paya Rumbai Kecamatan Seberida, Desa Talang Jerinjing Kecamatan Rengat Barat dan Rawa Skip Kabupaten Inhu tahun 2007, menjadi rebutan sejumlah pihak lantaran Kanwil Propinsi Riau mengeluarkan surat tahun 2012 yang mengatakanlokasi HGU tersebut adalah tanah terlantar. Namun hingga tahun 2021 ini lahan tersebut belum dikelola 100 %.

Saat ini sejumlah oknum di Inhu bahkan diluar Inhu ingin menguasai tanah tersebut. Sebab, HGU seluas 5.800 Hektar (Ha) lebih, hanya dikelola oleh PT. ASL dengan luas sekitar 1.700 Ha. Artinya lahan yang belum dikelola sekitar 4.000 Ha.

Lahan 4.000 ha tersebut menjadi rebutan sejumlah pihak dan mulai dipatok untuk dikuasai untuk dijadikan sebagai lahan sawit dengan cara kucing-kucingan dilokasi.

Perubahan TA 2021

Manager PT. ASL yang berubah nama menjadi PT. Mentari Amir, saat dikomfirmasi awak media membenarkan pihaknya diperintahkan oleh Direktur PT. Mentari untuk mengelola. 

"Saya hanya menjalankan perintah pak, disuruh untuk stacking. Terkait surat Kakanwil pertanahan Provinsi Riau tentang tanah terlantar itu bukan urusan saya. saya hanya pekerja dan baru menjabat disini, silakan bapak tanya ke Pimpinan saya” Kata Amir. Jumat (10/09/2021)kemaren.

Sementara Kepala BPN Inhu ,Taufik, saat dikomfirmasi awak media 10/09/2021 mengatakan " terkait surat Kanwil Riau yang menyatakan seluas 4.000. ha lebih di Inhu adalah tanah terlantar termasuk HGU PT. Alam Sari Lestari, telah dibentuk tim C dari kementrian Agraria pada tahun 2019 agar tanah seluar 4 ribu ha itu dikeluarkan dari tanah terlantar.

Selanjutnya kementeian Agraria dan Tata ruang telah mengeluarkan surat BPN nomor : TL. 03.01/903.709/ V/2019 tanggal 29 mei 2019, sehingga mulai tahun 2020 PT. Mentari sudah mulai mengelola kembali HGU tersebut" kata kaban melalui Wiharti Ningsih Kasi BPS ( pengendalian dan penanganan sengketa ).

Soal berubahnya PT. Alam Sari Lestari menjadi PT.Mentari itu bukan kewenangan saya, itu wewenang dari Kanwil Propinsi. Silahkan Bapak koordinasi dengan Propinsi Riau, ucapnya ( red)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © PT. Tuah Melayu Pers
All right reserved