Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Aksi yang Dilakukan oleh Mahasiswa GMNI Mendapat Wejangan dari APKL

Ind
Kamis, 04 Feb 2021 05:29 WIB | dilihat: 938 kali

AmanatRakyat.com (TEMBILAHAN) - Aksi yang dilakukan oleh mahasiswa dari organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mendapat wejangan dari Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKL) Inhil, Kamis 4 Februari 2021.

 

Sebelumnya, mahasiswa yang tergabung dalam GMNI berjumlah 15 orang mendatangi kantor Bupati Inhil. Mereka menuntut agar bupati menatap penertiban PKL dan melakukan diskresi terhadap Perda penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL).

 

"Tolong distop dulu penertiban PKL, karena PKL hanya mencari makan.

Jika mereka dilarang berjualan apa pekerjaan mereka, hanya berjualan lah pekerjaan yang mereka punya," kata salah satu pendemo.

 

Bermacam argumen dilontarkan oleh mahasiswa GMNI terkait Perda penertiban PKL, bahkan merambah ke permasalahan lain, seperti per kelapaan, infrastruktur jalan hingga lahan parkir.

Menanggapi hal itu, salah satu organisasi yang menaungi ribuan pedagang di Inhil APKL yang diketuai oleh Alek Saputra maju menyampaikan argumentasi sekaligus wejangan kepada mahasiswa GMNI.

 

"Saya bangga dengan adik-adik mahasiswa yang mendukung PKL, tapi itu semua ada aturannya dek," kata Alek kepada mahasiswa GMNI mulai menyampaikan wejangan.

 

Ia meminta kepada mahasiswa GMNI menunjukkan data PKL mana yang merasa terzalimi atas penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP.



>

Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © PT. Tuah Melayu Pers
All right reserved