Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Sesak Nafas,
Ibu Hamil di Siak Kecewa Posko Pengungsian Korban Kabut Asap Ditutup

cakaplah
Jumat, 20 Sep 2019 12:00 WIB | dilihat: 223 kali

SIAK, Seorang ibu hamil mengaku kecewa dengan pelayanam Posko pengungsian untuk masyarakat yang terkena dampak kabut asap. Sebab posko yang disediakan Pemkab Siak melalui Dinas Kesehatan di Gedung Tengku Mahratu terkunci dari luar.

 

"Katanya untuk masyarakat yang ingin mengungsi posko ini dibuat, tapi sampai di sini poskonya malah terkunci dari luar," kata Wida kepada sejumlah wartawan yang sedang meliput kegiatan event Tour de Siak 2019, Kamis (19/9/2019) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

 

Wida yang tengah hamil lima bulan itu memang banyak mengisi aktifitas di luar ruangan, karena tuntutan profesi yang dipilihnya. Namun selama di luar ruangan dia tetap mengenakan masker agar tidak langsung terhirup kabut asap.

 

"Sebenarnya dari kemarin saya tidak terlalu sesak, tetapi hari ini kabut asap cukup tebal dan saya juga harus bekerja di luar ruangan. Kalau tim medisnya gak standby, ga perlu diberitakan kalau di sini ada posko," kata Wida yang juga mengaku tenggorokannya sudah mulai sakit.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak, dr Tonni Chandra saat dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa tim medis di Posko tersebut dikerahkan untuk ikut berjaga selama pelaksanaan Tour de Siak 2019.

 

"Dokter yang bertugas jaga di Posko tadi ikut Tour de Siak, nanti akan saya cari penggantinya," kata dr Tonni Chandra.



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © PT. Tuah Melayu Pers
All right reserved