Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Kepsek SMPN 2 Selatpang Minta Pemda Meranti Akomodir Ruang Ibadah

burhan
Senin, 05 Feb 2018 12:00 WIB | dilihat: 909 kali

Selatpanjang,amanatrakyat.com

Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 (SMPN 2) Tebing Tinggi melaksanakan program kurikulum 2013 (K-13) sudah berjalan selama 2 (dua) tahun baik, aman dan lancar di dalam proses belajar dan mengajar. SMP N 2 ini tergolong sekolah favorit di daerah setempat, yang beralamat jalan Rintis Kelurahan Selatpanjang Selatan Kecamatan Tebing Tinggi. Siswa dan siswinya berjumlah 567 orang. Anak didik tamatan SMPN 2 banyak yang meneruskan ke SLTA sederajat dan perguruan tinggi serta ada juga yang sudah berhasil mencapai karirnya.

Tahun demi tahun jumlah siswa dan siswi nya makin bertambah Cuma yang menjadi kendalanya adalah mengenai ruang sholat saat ini  yang terlalu kecil dan sempit sehingga tidak cukup untuk menampung sejumlah anak untuk melakukan sholat berjamaah. Dengan demikian kata HJ.ROHANA S.Pd.MM selaku kepala sekolah  anak-anak bergiliran melaksanakan sholatnya. sehingga  kegiatan ibadah tersebut sering menyita waktu jam belajar dan mengajar 

menanggapi hal tersebut  Lurah Selatpanjang Selatan Herry Kurniawan Hadi, A.

Md    menanggapi dengan positif ''nantinya akan kami usulkan ke MUSRENBAG Kecamatan dan bukan sekolah SMPN 2 ini saja, kapan perlu semua sekolah yang terletak di wilayah Kelurahan Selatpanjang Selatan akan kami usulkan juga.'' ujar ronaha yang seperti yang dikatakan lurah  dengan begitu kata Hj. Rohana lagi, '' kita  mengharapkan dan menghimbau kepada wali murid agar bisa bekerja sama demi mewujudkan harapan dan cita-cita untuk membangun dan merombak guna memperlebarkan Musholla yang ada sekarang ini sehingga dengan demikian anak-anak kita bisa belajar dan menuntut ilmu dengan keselesaan dan kenyamanan didalam belajar dan beribadah.

Dengan seringnya siswa  siswi beribadah , kata rohana ,dapat membendung prilaku negatif yang tidak diingini hal itu pernah disampaikan Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan, M.Si dalam  pada acara Jambore Pemuda dan Remaja Mesjid se-Kabupaten Kepulauan Meranti pada tanggal 3 Februari 2018 di Kecamatan Tebing Tinggi Barat mengatakan Meranti dalam darurat narkoba, upaya pencegahan generasi Islam dari memerangi narkoba dan menentang keras praktek LGBT yang marak saat ini. Dalam meningkatkan pengawasan bagi anak-anak perlu peran serta orang tua dalam mengawasi rumah tangga dengan baik.

Disamping itu dia juga mengharapkan seandainya semua wali murid kompak dan bersatu membangun Musholla tersebut, "saya yakin dan percaya insyaAllah pasti jadi. Kami tidak menginginkan bangunan yang mewah cukup saja seperti pondopo jadilah, pondasi, lantai, dinding separuh dan atap itu seudah cukup. Seperti ungkapan Bupati diatas kita harus mengawasi anak-anak kita dari bahaya narkoba kalau tidak dibangun Musholla di sekolah kita bagaimana nasib mereka. ''ungkapnya  (Burhan)

 



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © PT. Tuah Melayu Pers
All right reserved