Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Ekspor Arang Bakau Marak Di Batam Susila Brata Kepala KPU BC Batam Masih Bungkam.

marihot siregar
Selasa, 21 Nop 2017 13:06:14 WIB | dilihat: 16550 kali

Batam,AR.Com - Pelaku Eksportir Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) jenis Arang Bakau (mangrove) di Batam Makin marak.

Maraknya pelaku Ekspor jenis Arang Bakau dipacu oleh tinggi nya nilai jual Arang Bakau di pasaran Luar negri.Salah satu Industri penampungan,pengepakan dan Eksportir Arang Bakau berada di Galang Baru di Kecamatan Galang.

Menurut para pekerja yang ditemui amanatrakyat.com di lokasi gudang rabu,1/11/2017 bahwa aktivitas penimbunan dan pengepakan Arang bakau sudah berlangsung lebih dari 5 Tahun.

"Sudah lima Tahun lebih Bang,keberadaan gudang ini"kata pekerja.

DiLokasi Gudang seluas lebih kurang Seluas 2 Ha tersebut terlihat salah  Kapal Kayu  GT 169 yang sedang bongkar Arang bakau utk dimasukkan dalam kontainer dan kemudian di Ekspor.

Sangat disayangkan Arang Bakau tersebut Diduga diekspor oleh perusahaan eksportir yang belum  mengantongi sertifikat atau pengakuan sebagai Eksportir Terdaftar Produk Industri Kehutanan (ETPIK) yang merupakan salah satu sertifikat yang harus dimiliki oleh Eksportir Produk Industri kehutanan jika inhin mengekspor Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan NO 20 /M-DAG/5 /2008.

PT Yakin Sejahtera disebut sebut sebagai perusahaan Penimbunan,Pengepakan dan Penjualan Arang Bakau di Galang Baru kecamatan Galang.

Terkait Maraknya Ekspor Arang Bakau yang diduga belum memiliki Sertifikat ETPIK Susila Brata Kepala KPU BC Batam yang dihubungi amanatrakyat.com melalui selular nya Senin 20/11/2017 belum menjawab (masih bungkam).

 



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © PT. Tuah Melayu Pers
All right reserved