Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Jelang Pilkada Pemko Tanjungpinang Mutasi Pejabat, Ini Penjelasan Walikota!

Tribunbatam/M Ikhwan
Sabtu, 14 Okt 2017 11:19:20 WIB | dilihat: 3951 kali
Foto:

Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah 



 

TANJUNGPINANG-Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan rencana Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melakukan pelantikan eselon III di lingkungan Pemko Tanjungpinang bukan mutasi politis.

Meskipun pelantikan tersebut rencananya akan dilaksanakan jelang berakhirnya jabatan, namun mutasi tersebut murni dilaksanakan karena kebutuhan.

"Jadi mutasi yang akan kita lakukan ini bukan mutasi politik, tapi memang mutasi sesuai dengan kebutuhan," kata Lis Jumat (13/10/2017).

Menurutnya, saat ini beberapa jabatan penting seperti sekretaris dinas dan kepala bidang masih kosong. Karena sebagian sudah menduduki jabatan eselon II. Sehingga bila tidak segera diisi akan menghambat kerja organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

"Jadi kekosongan ini memang harus diisi. Kalau tidak dilakukan pelantikan, bisa-bisa kekosongan ini baru bisa diisi tahun 2019. Ini tentu akan berpengaruh terhadap kinerja dinas. Karena posisi yang kosong memang penting," katanya.

 

Namun, menurutnya, tentu pelantikan tersebut akan dilaksanakan setelah mendapat izin atau rekomendasi dari Kementrian Dalam Negeri. Hal itu sesuai dengan peraturan.

"Saya juga tidak mau sembarangan melantik, dan tidak mau melanggar undang-undang. Jadi setelah rekomendasi Kemendagri keluar baru kita lakukan pelantikan," kata Lis.

Sejauh ini, lanjutnya, surat tersebut masih di Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tanjungpinang.

Surat pertama sudah dikirim ke Kemendagri, namun perlu dilengkapi kembali, harus disertai nama-nama pejabat yang akan dilantik.

 

"Kalau sudah dapat rekomendasi, pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang kososng. Dan sekaligus melantik dua jabatan eselon II hasil open bidding kemarin yang belum dilantik. Karena bulan depan Kadispora dan satu Asisten sudah pensiun," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepagawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Tanjungpinang Tengku Dahlan mengatakan, setidaknya ada 8 posisi eselon III yang akan dilantik. Kemudian pelantikan tersebut juga pasti menggeser pejabat lain hingga ke level eselon IV.

Diantaranya jabatan Kepala Bidang Pemerintah, Kepala Bidang Pembangunan, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Kota,

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Usaha Mikro, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta Sekretaris Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil.

"Saat ini kita masih menunggu persetujuan dari Mendagri. Mudah-mudahan sebelum masa jabatan berakhir persetujuan tersebut sudah keluar, kan masih lama sampai Januari 2018 mendatang," katanya.

Sebelumnya, Ketua Panwaslu Kota Tanjungpinang, Mariyamah mengingatkan Pemko Tanjungpinang terkait rencana untuk melakukan pelantikan pada delapan jabatan yang kosong.

Panwaslu meminta agar pelantikan dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.

Mengingat enam bulan sebelum penetapan calon walikota dan wakil walikota pada Pilkada 2018, kepala daerah sudah tidak boleh melakukan pelantikan. Kecuali mendapat rekomendasi Kemendagri.

"Selama kepentingan untuk meningkatkan kinerja Pemko yang lebih baik dalam melayani masyarakat dan melaksanakan tugasnya secara optimal kami merespon positif," katanya. (*)

 



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © PT. Tuah Melayu Pers
All right reserved