Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Mabes Polri Gerebek Judi Gelper, Kinerja Polres Dumai Dipertanyakan

rtc
Rabu, 17 Agus 2016 19:35:34 WIB | dilihat: 748 kali
Foto:


Dua lokasi judi Gelper ditindak, namun bukan oleh Polres Dumai, melainkan tim dari Mabes Polri. Kinerja aparat setempat pun dipertanyakan



DUMAI - Penggerebekan yang dilakukan jajaran Mabes Polri terhadap di dua lokasi perjudian jenis gelanggang arena permainan (Gelper) Starzone dan Lukcy Zone menjadi pukulan keras bagi kinerja Polres Dumai.

Betapa tidaknya, yang selama ini digembor-gemborkan tidak ada indikasi perjudian, tapi terbukti dari hasil penggerebekan yang dilakukan jajaran Mabes Polri di Kota Dumai. Ada puluhan orang diamankan untuk diperiksa lebih lanjut.

Puluhan orang yang diamankan oleh Mabes Polri itu kini posisinya sudah berada di Jakarta. Puluhan orang yang diamankan itu diantaranya, kasir dan pemilik dua lokasi perjudian jenis gelanggang arena permainan (Gelper).

Penggerebekan yang dilaksanakan Senin (15/8) malam kemarin mendapat apresiasi dari kalangan masyarakat. Tapi disisi lain masyarakat Kota Dumai menilai Polres Dumai terkesan tutup mata dengan aktivitas dua lokasi gelper tersebut.

"Jelas kinerja Polres Dumai patut dipertanyakan. Kok Mabes Polri bisa membongkar arena perjudian yang bertopeng arena permainan.

Jadi apa kerja aparat hukum di Polres Dumai," jelas Khadafi, warga Dumai, Rabu (17/8/18).

Khadafi menduga ada indikasi suap antara pengusaha Gelper dengan oknum di Polres Dumai. Kalau tidak ada dugaan "kecipratan koin" pasti lokasi geler yang ada di Kota Dumai ditertibkan seperti dilakukan jajaran Mabes Polri.

"Mata masyarakat sudah dibukakan selebar-lebarnya oleh Mabes Polri terkait judi berkedok gelper di Kota Dumai. Masyarakat dengan jelas bisa menilai kinerja aparat Polres Dumai," tegas Khadafi, kepada media ini.

Ironisnya lagi, media ini mencoba konfirmasi melalui pesan singkat terkait upaya dan penindakan yang dilakukan jajaran Mabes Polri tidak mendapat jawaban dari Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Herfio Zaki.

Sementara Kepala Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Kota Dumai, Hendri Sandra membenarkan ada dua lokasi gelanggan arena permainan telah disegel oleh Tim Mabes Polri.

"Kami akan mengambil tindakan tegas berupa pencabutan izin. Sebelum mengambil tindakan itu, kita masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan Tim Mabes Polri," tegas Hendri kepada media ini.***(had)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © PT. Tuah Melayu Pers
All right reserved