Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
kegiatan SKPD Inhu
Bupati Yopi : Jika Tidak Mampu, Silahkan Mundur

Lim
Jumat, 08 Apr 2016 09:04:30 WIB | dilihat: 1428 kali

Bupati Inhu H Yopi Arianto memerintahkan seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Inhu agar memprioritas kegiatan yang berorientasi langsung kepada masyarakat, terutama pembangunan infrastruktur, kesehatan dan pendidikan pada tahun 2016. Yopi mempersilahkan kepala SKPD mundur jika tidak mampu melaksanakannya.

 
“Saya minta kepala SKPD memprioritaskan kegiatan yang berorientasi kepada masyarakat dan tidak mengutak-atik lagi pengurangan 25 persen seperti yang telah ditetapkan. Saya peringatkan seluruh kepala SKPD agar melaksanakannya karena masyarakat masih membutuhkan pembangunan seperti infrastruktur, kesehatan dan pendidikan. Jika tidak mampu silahkan mundur,” tegas Bupati Inhu H Yopi Arianto usai membuka pelaksanaan Musrenbang Kabupaten Inhu tahun 2017, Kamis (7/4) kemarin di Gedung Dang Purnama Rengat.
 
Langkah ini, kata Yopi, dilakukan akibat menurunnya target pendapatan, khususnya DBH Migas tahun 2016 akibat melemahnya harga minyak mentah dunia hingga menyentuh US$ 30 per barel. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan TAPD, total pengurangan pendapatan daerah tahun 2016 mencapai Rp 254 miliar. 
 
Menurut Bupati, tahun 2016 ini merupakan tahun krisis akibat pengaruh global melemahnya harga minyak dunia. Meski demikian, Bupati Yopi tetap optimis dengan niat yang tulus untuk kepentingan masyarakat dan dukungan semua pihak, prioritas pembangunan infrastruktur, kesehatan dan pendidikan akan tetap berlanjut. Apalagi secara struktur, belanja langsung harus lebih besar dari pada belanja tidak langsung. 
 
Bupati mencontohkan, ada kegiatan yang menurutnya belum prioritas seperti pada Dinas Pekerjaan Umum untuk pembersihan parit hingga mencapai Rp 48 miliar. “Lebih baik anggaran tersebut dibelikan alat berat sehingga kepala desa bisa memanfaatkannya. Kapanpun mau membersihkan parit dapat dilaksanakan,” ucapnya.
 
Pada kesempatan itu, Bupati Inhu H Yopi Arianto juga minta kepada SKPD terkait agar mensosialisasikan terkait aturan, prosedur dan mekanisme pelaksanaan hibah bansos agar tidak menjadi persoalan di tengah masyarakat. 
 
“Ini penting karena hibah dan bansos ini kita peruntukkan bagi rumah ibadah dan lembaga pendidikan, yatim piatu hingga orang kurang mampu. Jangan sampai ketika kita sudah menyerahkan secara simbolis, ternyata tidak dapat direalisasikan sehingga menjadi persoalan di tengah masyarakat,” tegasnya.

 



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © PT. Tuah Melayu Pers
All right reserved